Laman

Kamis, 20 Oktober 2011

Solusi untuk lahan parkir di kampus Gunadarma

Kepadatan mulai terasa di universitas gunadarma kampus E, D dan G seiring banyak bertambahnya mahasiswa baru dari tahun ke tahun, contoh saja di lingkungan kampus E, kampus D dan G pun sama tetapi tidak seperti di area kampus E, kepadatan pun sangat terasa sampai ke area parkiran mungkin dikarenakan banyak mahasiswa yang membawa kendaraan pribadi baik motor maupun mobil , yang sangat terlihat menonjol sekali yaitu area parkir sepeda motor dari tahun ke tahun pengguna sepeda motor meningkat sangat pesat bayangkan setiap hari ratusan mahasiswa menggunakan alat transportasi sepeda motor untuk pergi ke kampus dan alhasil lahan parkir yang disediakan pihak kampus pun tidak mampu menampung banyaknya sepeda motor yang dibawa mahasiswa padahal lahan parkir yang disediakan pihak kampus E sudah 5 lantai, itu masih tidak cukup sampai-sampai ada yang parkir motor di depan toilet, di jalan belakang gedung padahal itu buat area mahasiswa berjalan , dan area rumput juga dijadikan lahan parkir sepeda motor karena sudah tidak mampu lagi menampung banyaknya jumlah kendaraan bermotor yang dibawa oleh mahasiswa.
Solusi untuk mengatasi parkir motor yang penuh mungkin dengan adanya tambahan lahan parkir, Atau ada alternatif membuat sebuah parkir basement di bawah parkiran mobil untuk parkiran darurat saja, tidak parkir yang menyebabkan mengambil banyak lahan contohnya parkirlah motor dengan standart 2 karena jika hanya menggunakan standart 1 banyak sekali lahan yang terpakai, ataupun bila rumahnya dekat sekitaran kampus bisa menggunakan sepeda ke kampus, dan bila yang rumahnya jauh bisa menggunakan alat transportasi umum untuk mengurangi kepadatan di area parkir kampus.

Selasa, 18 Oktober 2011

Kekisruhan E-KTP - Ada mafia di E-KTP

Pelaporan pihak Konsorsium Lintas Peruri Solusi ke Mapolda Metro Jaya beberapa waktu lalu, terkait dugaan penipuan oleh panitia lelang KTP elektronik atau yang lebih dikenal e-KTP, membuat Kementerian Dalam Negeri terpojok.

Di Mapolda Metro Jaya saat itu, kuasa hukum Konsorsium Lintas Peruri Solusi Handika Honggowongso mengatakan, ada dugaan penipuan yang dilakukan panitia lelang pengadaan e-KTP yang bernilai Rp5,9 triliun.

Panitia lelang diduga menerima uang Rp50 juta pada 5 Juli 2011 saat masa sanggah tender dari pihak konsorsium yang memenangkan tender. Disinyalir panitia lelang juga menerima surat sanggah banding dan dana sebanyak Rp50 juta dari konsorsium. Padahal PPK sudah menandatangani kontrak dengan konsorsium PNRI sebagai pemenang lelang.

Tindakan panitia lelang dan PPK yang dinilainya melanggar peraturan yakni sudah menandatangani surat penunjukkan satu pemenang dan kontrak, namun masih menerima surat sanggah banding dan garansi bank dari konsorsium penyanggah dan tanpa memberitahukan kepada dua konsorsium lainnya, Lintas Peruri dan PT Telkom.

"Panitia lelang diduga melanggar Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah," kata dia.

Handika juga membawa bukti berupa surat kontrak per 1 Juli 2011, surat jaminan penerimaan uang sebanyak Rp50 juta dan tiga orang saksi, yakni Direktur Utama Bumi Lestari, Winata Cahyadi dan Arif Yahya dari konsorsium PT Telkom dilampirkan.

Dugaan adanya pelanggaran proses lelang proyek e-KTP, tambahnya juga diperkuat temuan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang atau Jasa Pemerintah (LKPP) dan LSM Indonesia Corruption Watch (ICW). "LKPP menemukan adanya pelanggaran yang dilakukan panitia lelang, sehingga tender harus diulang," tegasnya.

Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi sendiri telah membantah pihaknya memenangkan rekanan tertentu dalam tender pengerjaan proyek elektronik Kartu Tanda Penduduk (E-KTP). Bantahan ini disampaikan Gamawan lewat Sekjen Menteri Dalam Negeri Diah Anggraini.

"Kalau Pak Gamawan mungkin ewuh pakewuh, saya bongkar sekarang, Telkom yang ikut tender itu iparnya Pak Gamawan saja tidak lolos, apalagi rekanannya," ujar Diah kepada wartawan usai rapat dengan Komisi II di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin 12 September 2011.

Bahkan kata Diah, Gamawan Fauzi tak pernah sekalipun menemui para pengusaha yang ikut tender baik sesudah maupun sebelum tender diputuskan. "Tidak ada satupun yang Pak Gamawan temui, baik yang menang atau yang kalah," tandasnya.

Kisruh pelaksanaan e-KTP ini diakui Gamawan cukup mengganggu. Tidak hanya dirinya yang terganggu, namun juga pelaksanaan e-KTP yang memang sedang mengejar target di akhir tahun 2012.

Menurutnya, kekisruhan ini karena adanya mafia di balik proyek e-KTP. Namun bukan dari Kementerian Dalam Negeri. Gamawan enggan mengungkapkan siapa mafia yang dimaksudnya.

"Memang ada mafia di luar, ingin membangkitkan seolah-olah kami bersalah. Dengan harapan, tender diulang," kata Gamawan saat rapat kerja dengan Komisi II di Gedung DPR, Jakarta, Senin 19 September 2011.

Menanggapi hal ini, anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Ramadhan Pohan mendorong pemerintah dan lembaga hukum mengungkap mafia yang berupaya menggagalkan program Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP), seperti yang diungkap oleh Gamawan. Seperti diketahui, proyek e-KTP ini digawangi 15 kementerian dan lembaga.

"Mafia, serahkan ke penegak hukumlah," ujar Ramadhan saat dihubungi wartawan di Jakarta, Rabu (5/10/2011).

Lebih lanjut, Wakil Sekjen Partai Demokrat itu meminta Mendagri agar tidak ragu melaporkan mafia proyek itu ke Mabes Polri. Sementara, Komisi II DPR akan ikut mengawasi pelaksanaan program itu.

Ramadhan berharap, pelaksanaan e-KTP tetap berjalan dan lancar. Sebab, program data kependudukan sistem online itu bisa menjadi terobosan positif bagi data kependudukan. Apalagi proyek e-KTP sudah disetujui DPR.

Sedangkan, programnya sendiri sudah ada regulasinya, seperti yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23/2006. "Ini kan sudah diamanat UU no 23 tahun 2006, dengan persetujuan DPR, menjalankan tiga program strategis," jelas dia.

Karena itu, Ramadhan mendukung untuk mengawal proses pengadaan e-KTP ini. Sebab, anggaran yang digelontorkan tidak sedikit. Untuk itu, setiap ada pihak yang ingin bermain pada proyek ini, harus ditindak tegas.

"Kita melihat dalam proses. Nampak ada hal-hal yang belum tercakup. Ini salah satu proyek besar. Kita berharap jangan ada hal-hal yang di luar," pungkas Ramadhan.


sumber : SINDOnews

KPK vs DPR

Pertemuan DPR dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini menjadi pertaruhan yang teramat besar dan penting. Ini pertaruhan apakah KPK bertekuk lutut di hadapan DPR atau sebaliknya, tegar menegakkan wibawa dan independensi mereka.

Dalam pertemuan itu, menurut rencana, dari pihak DPR akan hadir pimpinan DPR, pimpinan Komisi III, dan pimpinan fraksi. KPK akan diwakili para unsur pimpinan.

Sebelumnya, KPK menolak bertemu DPR karena pimpinan badan anggaran (banggar) diikutsertakan dalam rencana pertemuan itu. Padahal, pimpinan banggar termasuk pihak yang beperkara dan sedang dalam proses pemeriksaan. KPK dilarang mengadakan pertemuan dengan pihak beperkara.

KPK kali ini memenuhi undangan DPR karena pertemuan tanpa dihadiri unsur pimpinan banggar. Pertanyaannya, apakah yang seharusnya dilakukan KPK bila ternyata dalam pertemuan hari ini juga dihadiri pimpinan banggar atau ternyata membahas kasus di banggar yang sedang ditangani KPK?

Jawabnya, mestinya sangat tegas, yaitu pimpinan KPK harus meninggalkan pertemuan itu alias walk out.

Jika itu yang terjadi, jelas langkah pimpinan KPK sudah tepat dan benar. KPK harus dengan sekuat tenaga menjaga wibawa dan independensi mereka. KPK harus bebas dari intervensi siapa pun. KPK harus pula bebas menyidik semua perkara korupsi di semua lembaga negara, termasuk DPR.

Namun, bila sebaliknya yang terjadi, samalah artinya KPK sudah bertekuk lutut di hadapan DPR. Lonceng kematian KPK sudah dibunyikan. KPK benar-benar ibarat cecak yang tidak kuasa melawan buaya DPR. Era pemberantasan korupsi pun berakhir karena tekad untuk itu sekadar wacana.

Celakanya, indikasi intervensi DPR terhadap KPK sudah diperlihatkan. Setidaknya, itu yang dilontarkan Ketua DPR Marzuki Alie yang meminta KPK untuk menghentikan sementara pemeriksaan terhadap pimpinan banggar.

Dalam pertemuan hari ini sangat terbuka kemungkinan pimpinan DPR, pimpinan Komisi III, dan pimpinan fraksi menjadi perpanjangan tangan yang menegosiasikan berbagai kepentingan banggar yang tengah terseret proses hukum.

Kebusukan di banggar terbongkar berawal dari nyanyian anggota banggar sendiri. Adalah Wa Ode Nurhayati, anggota banggar dari Fraksi PAN, yang memaparkan kebobrokan di banggar.

Sontak nyanyian Wa Ode itu membuat telinga jajaran banggar dan pimpinan DPR memerah. Wa Ode tak sendirian. Muhammad Nazaruddin, tersangka kasus korupsi di Kemenpora, juga ikut bernyanyi tentang kebobrokan banggar dan terbongkarnya kasus korupsi di Kemenakertrans, yang juga menyeret-nyeret banggar.

Karena itu, pertemuan DPR dan KPK hari ini menjadi pertaruhan teramat penting bagi wajah sesungguhnya lembaga masing-masing. Apakah wajah garang KPK berubah menjadi loyo dan letoi, sedangkan DPR kian menampilkan wajah tirani yang tiada malu dan tak tahu diri?


sumber : media indonesia

SEA GAMES 2011


Indonesia tela diputuskan menjadi tuan rumah penyelenggara Pesta Olahraga Asia Tenggara (SEA Games) tahun 2011

Kepastian Indonesia menjadi tuan rumah pesta olahraga Asia Tenggara dua tahunan tersebut diputuskan dalam pertemuan Dewan SEA Games di Nakon Rachasima, Thailand, yang akan menyelenggarakan SEA Games XXIV Desember 2007.

Ketua Umum KONI Pusat Rita Subowo mengatakan delegasi dari 11 negara anggota SEA Games Federation sangat menyambut antusias ditetapkannya Indonesia sebagai tuan rumah.

Pasalnya, Singapura yang telah ditetapkan menjadi tuan rumah SEA Games -XXVI 2011 meminta mundur menjadi 2013. SEA Games XXV tahun 2009 akan dilangsungkan di Laos.

"Ini kesempatan buat kita paling tidak dapat lebih memacu peningkatan prestasi," kata Rita Subowo.

Lebih lanjut Rita Subowo mengemukakan, Jawa Barat dan Jawa Tengah dipastikan akan menjadi tempat penyelenggara SEA Games XXVI tahun 2011.

Ini didasari atas keputusan Pemerintah yang telah menetapkan dua daerah tersebut akan menjadi tuan rumah SEA Games.

"Jawa Barat dan Jawa Tengah akan menjadi tuan rumah, mengingat dua daerah itu telah disepakati menjadi tuan rumah SEA Games," kata Rita Subowo.

Kepastian Jawa Barat dan Jawa tengah menjadi tuan rumah SEA Games XXVI diputuskan secara bersamaan saat Wakil Presiden Jusuf Kalla mengumumkan Riau menjadi tuan rumah PON-18 tahun 2012, Agustus tahun lalu.

Kendati demikian, kata Rita Subowo, dua daerah, yakni Palembang, Sumatera Selatan, dan DKI Jakarta juga akan diikutsertakan menjadi tuan rumah SEA Games XXVI.

"Keterlibatan dua daerah tersebut untuk menunjang suksesnya penyelenggaraan SEA Games XXVI," ungkap Rita.

Dalam pertemuan Dewan SEA Games tersebut juga diputuskan bahwa 43 cabang olahraga dan 485 nomor event akan dipertandingkan pada SEA Games XXIV Thailand Desember mendatang.

Disamping itu cabang Binaraga juga dipastikan akan dipertandingkan di SEA Games XXIV Thailand. Sedangkan cabang-cabang yang mengalami penambahan nomor adalah Canoeing dan Karate.

Utusan Indonesia yang hadir pada pertemuan Dewan SEA Games itu adalah Sekjen KONI Pusat Sri Sudono Sumarto, Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri Indra Kartasasmita, Ketua Bidang Binpres Kusnan Ismukanto, dan Satgas Pelatnas SEA Games XXIV Achmad Sutjipto

Selasa, 04 Oktober 2011

Aku dan Masa Depanku

Inilah kisahku dan masa depanku...

Nama saya Muhammad Syaiful Alam, saya anak ke-4 dari 4 besaudara a.k.a bontot. Saat ini saya kuliah di perguruan tinggi swasta yaitu Universitas Gunadarma, sekarang saya sudah menjadi mahasiswa tingkat 3  jurusan Sistem Komputer-S1. Pada awal pertama kali menginjakan kaki di kampus ini saya sempat mengalami kesulitan dalam mempelajari tentang komputer, maklum sejak SMA saya jarang sekali yang namanya megang komputer. Disitu saya berfikir bagaimana masalah tersebut dapat teratasi. Kemudian saya memutuskan untuk bergaul dengan teman-teman yang mempunyai skill komputer diatasnya. Perlahan demi perlahan saya mengambil ilmu mereka yang mereka bagikan. Alhamdulillah, sekarang cukup banyak tau tentang selak beluk komputer, walaupun masih banyak kurangnya, tetapi saya tetap mempelajari ilmu tersebut. Itulah sedikit dari banyaknya perjalan kisah saya...

Bicara masa depan, pasti setiap orang memiliki suatu angan, keinginan, harapan dan cita-cita. Jujur, saya tidak mempunyai cita-cita yang terlalu tinggi, walaupun sebenarnya cita-cita yg tinggi dapat memotivasi diri untuk menjadi orang yang lebih baik. Jadi kalau ditanyakan cita-cita saya bingung mau jadi apa, namun kalau di tanyakan harapan saya berharap menjadi orang yang sukses di dunia dan di akhirat karena kedua-duanya itu harus berjalan seimbang, dapat membanggakan orang tua apalagi orang tua saya tinggal satu-satunya yaitu Ibu dan saya ingin sekali membiayakan haji kepada Ibu saya dari hasil keringat saya. Mungkin allah telah memberikan petunjuk kepada saya. Alahamdulillah sekarang saya diterima sebagai Asisten Laboratorium Elektronika dan Komputer pada semester 4 yang lalu, dan sebenarnya menjadi asisten lab ini bukan cita-cita saya, karena menjadi asisten itu harus banyak bicara dan pandai berkomunikasi, kriteria itu semua berkebalikan dengan sifat saya yang jarang sekali berbicara atau pendiam. Namun saya mengambil segi positif saja menjadi Asisten Lab sekaligus belajar apa yang tidak saya miliki selama ini arti kata lain mengambil suatu tantangan. Seperti kata orang bijak "Biasanya sesuatu yang kamu tidak sukai, kemudian hari bisa menjadi sesuatu yang kamu sukai". Dan saya ingin mempunyai memiliki keluarga yang sakinah, mawadah dan waromah (ammiiin). Mudah-mudahan saja harapan saya ke depan dapat terwujud dalam beberapa tahun kedepan. Itu sedikit cerita mengenai masa depan saya. Terima kasih

Reshuffle Kabinet (SBY Diminta Cari Menteri yang Mau Kerja 24 Jam)

Direktur Sabang Merauke Circle (SMC) Syahganda Nainggolan mendesak kepada Presiden SBY segera melakukan reshuffle kabinet untuk memperbaiki kinerja pemerintahannya hingga 2014. SBY diharapkan mengangkat orang-orang dengan leadership tinggi, pro rakyat dan professional.

Syahganda kemudian mengingatkan agar kementerian penting yang menangani bidang infrastruktur, logistik, telekomunikasi, dan keuangan tidak ditempati oleh kader partai politik tetapi harus dipegang oleh professional yang benar-benar independen.

Mantan aktivis ITB ini masih memberi toleransi masuknya kader partai politik di kabinet dengan syarat yang cukup ketat. SBY, katanya, masih bias memberikan opportunity kepada kader partai politik dengan mengusulkan nama-nama yang memenuhi kriteria mampu bekerja 24 jam, bekerja dan disiplin, mau turun ke bawah, mengetahui segala kebijakannya.

“Mereka harus mau dan mampu membuat program untuk menciptakan lapangan kerja, membangun nasionalisme dan punya leadership tinggi. Mau bekerja 24 jam,” ungkap Syahganda, Selasa (04/10/2011).

Syahganda memprediski jika SBY gagal memebntuk kabinet yang benar-benar mampu bekerja, kredibilitas SBY akan makin jatuh. Hal ini tercermin dari hasil polling-pollong yang menunjukkan tingkat kepuasan publik hanya berkisar 40 persen.

“Ini the last chance buat SBY. Jika dia gagal maka mungkin tingkat kepuasan akan lebih hancur lagi. Artinya bisa ada pembangkangan civil,” Syahganda menegaskan



Sumber : tribunnews.com

Sabtu, 01 Oktober 2011

Perkembangan Teknologi Hardware Di Dunia (Media Penyimpanan Data

Dijaman dahulu surat ataupun berkas berkas disimpan secara analog. Tetapi yang dimaksut media penyimpanan disini adalah secara digital. Yaitu dengan menggunakan komputer. Dewasa ini kita lebih sering mengenal Flash Disk, DVD disk, dan lain sebagainya. Tetapi di jaman dahulu media penyimpanan data menggunakan punch card hingga sekarang berkembang menjadi flash disk.

1. Punch Card
Sejak tahun 1725 telah dirancang sebuah media untuk menyimpan data yang diperkenalkan oleh seorang tokoh bernama Basile Bouchon menggunakan sebuah kertas berforasi untuk menyimpan pola yang digunakan pada kain. Namun pertama kali dipatenkan untuk penyimpanan data sekitar 23 September 1884 oleh Herman Hollerith - sebuah penemuan yang digunakan lebih dari 100 tahun hingga pertengahan 1970. Jumlah data yang tersimpan dalam media tersebut sangat kecil, dan fungsi utamanya bukanlah menyimpan data namun menyimpan pengaturan (setting) untuk mesin yang berbeda.

2. Punch Tape
Seorang tokoh bernama Alexander Bain merupakan orang yang pertama kali mengetahui penggunaan paper tape yang biasanya digunakan untuk mesin faksimili dan mesin telegram (tahun 1846). Setiap baris tape menampilkan satu karakter, namun karena Anda dapat membuat fanfold dengan mudah maka dapat menyimpan beberapa data secara signifikan menggunakan punch tape dibandingkan dengan punch card.

3. Selectron Tube

Pada tahun 1946 RCA mulai mengembagkan Selectron Tube yang merupakan awal format memori komputer dan Selectron Tube terbesar berukuran 10 inci yang dapat menyimpan 4096 bits Harga satu buah tabung sangat mahal dan umurnya sangat pendek di pasaran.

4. Magnetic Tape
Pada tahun 1950-an magnetic tape telah digunakan pertama kali oleh IBM untuk menyimpan data. Saat sebuah rol magetic tape dapat menyimpan data setara dengan 10.000 punch card, membuat magnetic tape sangat populer sebagai cara menyimpan data komputer hingga pertengahan tahun 1980-an.

5. Compact Cassette

Compact Cassette merupakan salah satu bagian dari Magnetic Tape, dikarenakan sudah banyak dari kita yang telah memilikinya, hal itu menjadi bagian yang khusus. Compact Cassette diperkenalkan oleh Philips pada tahun 1963, namun tidak sampai tahun 1970 menjadi populer. Komputer, seperti ZX Spectrum, Commodore 64 dan Amstrad CPC menggunakan kaset untuk menyimpan data. Standar 90 menit Compact Cassette dapat menyimpan sekitar 700kB hingga 1MB dari data tiap sisinya. Jika disetarakan dengan DVD, maka data dalam Compact Cassette dapat dijalankan selama 281 hari.

6. Magnetic Drum
Magnetic DrumMagnetic Drum memiliki panjang 16 inci yang bekerja 12.500 putaran tiap menit. Media ini digunakan untuk menunjang komputer IBM 650 sekitar 10.000 karakter dari Memori Utama.

7. Floppy Disk
Pada tahun 1969, floppy disk pertama kali diperkenalkan. Saat itu hanya bisa membaca (read-only), jadi ketika data tersimpan tidak dapat dimodifikasi maupun dihapus. Ukurannya 8 inch dan dapat menyimpan data sekitar 80kB. Empat tahun kemudian, floppy disk yang sama muncul dan dapat menyimpan data sebanyak 256kB. Selain itu, memiliki kemampuan dapat ditulis kembali (writeable). Perkembangan selanjutnya, pada tahun 1990 lahir disk dengan ukuran 3 inci yang dapat menyimpan data sekitar 250 MB, atau biasa disebut juga Zip disk.

8. World’s first hard drive

Tanggal 13 September 1956, komputer IBM 305 RAMA dalam kondisi tidak terselubungi. Komputer tidak mengalami perubahan sejak dapat menyimpan data sekitar 4.4 MB (setara dengan 5 milyar karakter) - saat itu sudah menjadi hal yang menakjubkan. Data tersimpan dalam 50 buah Magnetic Diks yang berukuran 24 inci. Lebih dari 1000 sistim dibangun dan diproduksi pada akhir tahun 1961. IBM mengeluarkan seharga $3,200 per bulan untuk memproduksi komputer.

9. Hard drive

Hard drive masih diproduksi di bawah pengembangan yang tetap (konstan). Hitachi Deskstar 7K yang Anda lihat pada gambar di bawah adalah hard drive pertama kali yang dapat menyimpan data 500GB – setara dengan 120.000 World’s first hard drive IBM 305 RAMAC. Hal ini cenderung tiap tahun kita dapat memperoleh drive yang dapat menyimpan data secara cepat dengan harga murah.

10. Laser Disk

Tahun 1958, Laser Disk ditemukan namun tidak sampai tahun 1972 untuk pertama kalinya Video Disk didemonstrasikan kepada publik. Enam tahun kemudian, yaitu tahun 1978, sudah tersedia di beberapa pasaran. Hal yang tidak mungkin menyimpan data pada disk, namun mereka dapat menyimpan data dalam bentuk video dan gambar secara signifikan dengan kualitas tinggi lebih canggih dari teknik pada VHS.

11. Compact Disk
Compact DiskCompact disk muncul bermula dari penemuan Laser Disk, namun berukuran lebih kecil. Dikembangkan oleh kerjasama antara SONY dan Philips pada tahun 1979 dan Compact Disk sangat berlimpah di pasaran pada tahun 1982. Sekarang tipe CD dapat menyimpan data sebesar 700MB.

12. DVD
DVD (Digital Versatile Disc atau Digital Video Disc) merupakan dasar dari CD menggunakan teknologi laser yang berbeda. Panjang gelombang laser menggunakan 780nm sinar inframerah (standar CD menggunakan 625 nm hingga 650nm sinar inframerah) yang membuatnya memungkinkan menyimpan data pada space yang sama. Dua lapisan DVD dapat menyimpan data sebesar 8.5 GB.

Ada beberapa media penyimpanan data modern seperti kartu memori (memory card), kita tidak memiliki hal semacam itu, namun dalam perkembangan masa depan ada kemungkinan me-launching Blu-Ray dan HD DVD - persaingan dua format sebagai pengganti compact disc yang dapat menyimpan data lebih banyak.
Apa yang akan Anda ucapkan jika suatu saat memiliki Holographic Versatile Disc (HVD) yang dapat menyimpan data 160 kali lebih banyak dari Blu-Ray Disc. Kemampuan menyimpa data hingga 3.9 TB (Tera Byte) dalam sebuah disk atau secara dengan 4.600 - 11.900 jam menjalankan video menggunakan MPEG4.
(dikutip dengan perubahan).


sumber : http://yudi.staff.uns.ac.id

Korupsi dan Dampak Bagi Perekonomian Indonesia

Definisi korupsi sesungguhnya beragam. Namun jika dipandang dari sisi ekonomi, korupsi berarti the misuse of public office for private gain. Dari sudut pandang ini pula, korupsi biasa terjadi di negara dengan sejumlah ciri berikut ini:
  1. Peran dominan dalam perekonomian dipegang oleh negara, sementara sektor swasta hanya memiliki peran sangat kecil. 
  2. Pemenuhan sebagian besar produk dan jasa yang dibutuhkan oleh masyarakat dilakukan oleh negara, sementara hanya sebagian kecil yang disediakan oleh swasta.
  3. Banyaknya kebijakan yang dibuat oleh pejabat public dalam rangka mengimplementasikan peraturan negara.
  4. Minimnya transparansi dan akuntabilitas.

Berdasarkan ciri-ciri di atas, dapat dikatakan pada saat negara cenderung punya monopoly power yang tinggi, maka korupsi dengan mudah akan terjadi. Masalah birokrasi dan perundangan yang lemah akan memperbesar kemungkinan aparat negara korup.
Tak pelak, sektor swasta harus membayar nominal tertentu kepada pejabat negara untuk mempermudah birokrasi atau justru untuk tidak diintervensi dalam proses produksinya. Inilah mengapa di negara berkembang, dimana monopoli kekuasaan berada di tangan pemerintah, korupsi cenderung tinggi.

Korupsi juga menyebabkan terjadinya inefisiensi. Sebab, uang yang dibayarkan ke pemerintah dalam bentuk pajak tidak teralokasikan kepada penyediaan barang publik dengan semestinya. Sebaliknya, dana tersebut mengalir ke kantong pengusaha dan oknum pemerintah. Akibatnya, kuantitas dan kualitas pelayanan publik lebih rendah daripada seharusnya.

Biaya yang ditanggung akibat perilaku korupsi yang sering dilakukan aparatur negara terhadap pelaku ekonomi swasta ini dalam terminology ekonomi sering disebut High Cost Economy. High Cost Economy ini mengakibatkan melambatnya roda perekonomian suatu negara sehingga pada akhirnya akan menghambat pertumbuhan dan pembangunan ekonomi suatu negara.

Dalam beberapa penelitian yang dilakukan oleh peneliti ekonomi Mauro (Corruption and Growth, 1995), ditemukan pola hubungan korupsi dengan variable ekonomi lainnya. Korupsi, dalam riset tersebut, memiliki hubungan yang terbalik terhadap investasi dan pertumbuhan ekonomi serta pengeluaran pemerintah, khususnya untuk program sosial dan kesejahteraan masyarakat.

Korupsi, menurut Mauro, dalam sistem birokrasi pemerintah mempunyai korelasi yang signifikan terhadap alokasi penggunaan anggaran negara. Dampak buruk dari korupsi, anggaran yang harusnya untuk meningkatkan kesejahteraan dan pelayanan publik tidak terjadi. Namun, duit itu justru masuk kantong-kantong pejabat negara.

Bukan hanya itu. Peneliti ekonomi lainnya, Dieter Frish menyatakan korupsi menyebabkan meningkatnya biaya barang dan jasa. Akibatnya utang negara melonjak dan ujung-ujungnya menurunkan standar kualitas penyediaan barang dan jasa.

Indonesia yang dikenal sebagai salah satu negara dengan tingkat korupsi tinggi, memang sering mendapat sorotan soal kebocoran anggaran negara. Pada masa Orde Baru, korupsi tak banyak terungkap karena penguasa tertutup dan meredam kasus-kasus korupsi.

Pada era reformasi, sistem pemerintah lebih transparan sehingga banyak kasus korupsi terbongkar. Bahkan, kasus korupsi terungkap bukan hanya di pemerintah pusat, tetapi banyak terjadi di daerah seiring dengan diberlakukannya desentralisasi anggaran. Banyak pejabat daerah menjadi tersangka kasus korupsi APBD.

Walaupun demikian, tidak berarti ada perbaikan penanganan korupsi di Indonesia. Tengok saja posisi peringkat korupsi Indonesia versi CPI (Corruption Perception Index) yang dirilis oleh Transparency International (TI). Jika dilihat secara time series sejak tahun 2001 hingga 2008, dapat diketahui bahwa pasca reformasi, penanganan kejahatan korupsi di Indonesia semakin membaik.

Posisi Indonesia membaik dari peringkat 140 pada 2005 terus meningkat ke posisi 126 pada 2008. Meski ada perbaikan, dalam soal korupsi Indonesia masih sejajar dengan Eritrea, Ethiopia, Guyana, Honduras, Libya, Mozambique dan Uganda dalam pemberantasan korupsi.
Tahun
Peringkat
Negara Yang disurvei
2001
88
91
2002
96
102
2003
122
133
2004
137
146
2005
140
159
2006
130
163
2007
143
180
2008
126
180
Masalah korupsi di Indonesia sangat erat terkait dengan masalah birokrasi, buruknya penerapaan good governance, serta buruknya moral pelaku bisnis dan pejabat negara. Oligarki, atau tingkat kompetisi politik, yang terjadi di negara ini, masih relatif rendah, sehingga korupsi relatif lebih sulit untuk diberantas. Sebab kompetisi politik yang tinggi dapat menurunkan insentif dalam melakukan korupsi.

Ke depan, perlu langkah perbaikan lebih baik untuk mengatasi masalah korupsi ini, tidak hanya pada tahap instrumen perundangan yang mengikat pelaku, namun juga perbaikan moral pejabat negara, birokrasi dan good governance. Perbaikan ini diharapkan dapat menurunkan rent seeking bagi para pelaku korupsi.

Selain itu, kontrol sosial seperti media, laporan studi, indeks korupsi, maupun media yang mengangkat kasus-kasus korupsi diharapkan dapat mengurangi tindakan korupsi.


Tanzi & Davoodi (1998) membuktikan bahwa dampak korupsi pada pertumbuhan ekonomi dapat dijelaskan melalui empat hipotesis (semua dalam kondisi ceteris paribus):
  1. Hipotesis pertama: tingginya tingkat korupsi memiliki hubungan dengan tingginya investasi publik. Politisi yang korup akan meningkatkan anggaran untuk investasi publik. Sayangnya mereka melakukan itu bukan untuk memenuhi kepentingan publik, melainkan demi mencari kesempatan mengambil keuntungan dari proyek-proyek investasi tersebut. Oleh karena itu, walau dapat meningkatkan investasi publik, korupsi akan menurunkan produktivitas investasi publik tersebut. Dengan jalan ini korupsi dapat menurunkan pertumbuhan ekonomi.
  2. Hipotesis kedua: tingginya tingkat korupsi berhubungan dengan rendahnya penerimaan negara. Hal ini terjadi bila korupsi berkontribusi pada penggelapan pajak, pembebasan pajak yang tidak sesuai aturan yang berlaku, dan lemahnya administrasi pajak. Akibatnya adalah penerimaan negara menjadi rendah dan pertumbuhan ekonomi menjadi terhambat. 
  3. Hipotesis ketiga: tingginya tingkat korupsi berhubungan dengan rendahnya pengeluaran pemerintah untuk operasional dan maintenance. Seperti yang diuraikan pada hipotesis pertama, politisi yang korup akan memperjuangkan proyek-proyek investasi publik yang baru. Namun, karena yang diperjuangkan hanya proyek-proyek yang baru (demi mendapat kesempatan mencari keuntungan demi kepentingan pribadi) maka proyek-proyek lama yang sudah berjalan menjadi terbengkalai. Sebagai akibatnya pertumbuhan ekonomi menjadi terhambat.
  4. Hipotesis keempat: tingginya tingkat korupsi berhubungan dengan kualitas investasi publik. Masih seperti yang terdapat dalam hipotesis pertama, bahwa dengan adanya niat politisi untuk korupsi maka investasi publik akan meningkat, namun perlu digarisbawahi bahwa yang meningkat adalah kuantitasnya, bukan kualitas. Politisi yang korup hanya peduli pada apa-apa yang mudah dilihat, bahwa telah berdiri proyek-proyek publik yang baru, akan tetapi bukan pada kualitasnya. Sebagai contoh adalah pada proyek pembangunan jalan yang dana pembangunannya telah dikorupsi. Jalan-jalan tersebut akan dibangun secara tidak memenuhi persyaratan jalan yang baik. Infrastruktur yang buruk akan menurunkan produktivitas yang berakibat pada rendahnya pertumbuhan ekonomi.

Berbeda dengan Tanzi dan Davoodi di atas, Mauro (1995) memiliki pendapat lain mengenai dampak korupsi pada investasi publik. Mauro membuktikan bahwa korupsi sesungguhnya berdampak pada rendahnya investasi publik, dan oleh karena itu pertumbuhan ekonomi pun menjadi rendah. Kedua penelitian tersebut memang memperlihatkan dampak korupsi pada investasi publik yang berbeda. Akan tetapi persamaan antara hasil kedua penelitian tersebut begitu jelas, yaitu bahwa korupsi berdampak pada rendahnya pertumbuhan ekonomi.


sumber : VIVA news
             www.blogekonomi.com