Laman

Kamis, 01 Desember 2011

Cara Mencegah SMS Pencurian Pulsa

Banyaknya berita keluhan masyarakat terhadap layanan SMS premium berlangganan atau yang sering disebut REG yang sering mengakibatkan pulsa handphone tersedot habis.

Untuk mencegah serta menghadapi pelanggaran yang dilakukan oleh Content Provider (CP) nakal yang memanfaatkan layanan tersebut, ada baiknya anda perhatikan beberapa tips berikut:

  1. Disarankan untuk tidak menggunakan secara bersama-sama satu nomor seluler. Misalnya satu keluarga hanya memiliki sebuah HP dan digunakan secara bergantian oleh beberapa anggota keluarga. Dari fakta yang ada, banyak laporan yang masuk baik ke CP, Operator, maupun BRTI (Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia), pengguna tidak pernah merasa mendaftarkan nomornya ke layanan yang bersangkutan, padahal pada kenyataannya, tampak jelas bahwa pengguna tersebut benar-benar pernah mengirimkan perintah berlangganan ke layanan tersebut. Setelah ditelusuri, ternyata nomor tersebut memang nomor bersama yang digunakan oleh beberapa anggota keluarga.
  2. Apabila tidak dapat dihindari penggunaan secara bersama nomor tersebut, selalu pastikan untuk memeriksa semua pesan yang terkirim di directory SENT. Dan pastikan bahwa anda mengetahui seandainya ada perintah untuk berlangganan, dikirim ke nomor berapa pesan tadi. Pesan berlangganan diawali dengan awalan perintah REG. Catat baik-baik perintah tersebut beserta nomor tujuannya. Ini bakal memudahkan pelacakan dikemudian hari.
  3. Sebelum mulai berlangganan layanan, pastikan di setiap promosi yang disajikan oleh CP terdapat pemberitahuan yang JELAS bagaimana cara untuk berhenti berlangganan maupun nomor customer service-nya (pastikan nomor ini aktif). Jika tidak, jangan berlangganan layanan tersebut.
  4. Cari tahu dengan cermat informasi berapa lama rentang waktu pengiriman satu SMS ke SMS berikutnya. Juga ketahui pula berapa tarif per SMS-nya. Dengan informasi ini, anda dapat mengkalkulasi berapa biaya yang akan anda keluarkan per minggu, atau per bulan. Jika anda ragu, sebaiknya jangan berlangganan.
  5. Catat dengan cermat nomor short code misalnya 6789, 1234 dan sebagainya yang menjadi tujuan SMS berlangganan anda.
  6. Catat pula pesan apa yang anda ketikkan ke CP tersebut. Disarankan untuk menyimpan setiap detil SMS tersebut dalam HP anda dan jangan pernah menghapusnya sampai anda yakin bahwa anda tidak membutuhkan lagi data tersebut. Beberapa HP memiliki fasilitas penyimpanan pesan yang dikirim dalam bentuk draft, manfaatkan fasilitas ini.
  7. Ketika anda telah mendapatkan reply yang memberitahukan bahwa nomor anda telah terdaftar dalam layanan berlangganan tersebut. Pastikan lagi apakah cara berhenti berlangganan yang ditampilkan dalam promosi pihak CP dapat berjalan dengan sempurna. Umumnya untuk berhenti berlangganan, pengguna dapat mengetikkan pesan UNREG yang diikuti dengan spasi dan jenis layanan berlangganan yang telah didaftarkannya tadi.
  8. Untuk memastikan apakah anda telah benar-benar terbebas dari layanan tersebut anda perlu menunggunya dalam 1-7 hari. Hal ini terjadi karena kemungkinan pengiriman pesan SMS berlangganan tersebut tidak dilakukan setiap hari namun beberapa layanan bahkan dilakukan dalam periode mingguan.
  9. Ketika anda merasa ada sebuah pesan yang tidak diinginkan secara rutin terkirim ke HP anda pada waktu tertentu misalnya setiap hari jam 10 pagi, kemungkinan itu adalah layanan REG yang secara sadar maupun tidak pernah anda daftarkan sebelumnya. Beberapa SMS tak akan terkirim ke HP anda jika anda mematikan HP pada jam-jam tersebut. Namun cara ini tidaklah efektif dan akan mengganggu anda seumur hidup. Pastikan pula berapa pulsa anda terpotong setiap kali menerima SMS tersebut. Umumnya untuk berhenti berlangganan, pengguna dapat mengetikkan pesan UNREG yang diikuti dengan spasi dan jenis layanan berlangganan yang telah didaftarkannya
  10. Ketika sebuah SMS yang terindikasi sebagai SMS REG mampir di HP anda, dan anda tidak tahu layanan apa yang sedang dikirimkan, langkah pertama yang harus anda lakukan adalah mencatat nomor pengirim SMS tersebut. Nomor pengirim dari CP dikenali dari jumlah digit-nya yaitu 4 digit atau 6 digit. Apabila yang anda peroleh adalah nomor 6 digit misalnya ABCDEF, maka CP yang sedang mengirimkan Pesan kepada anda adalah CP yang memiliki short code ABCD. Digit berikutnya yaitu EF sebenarnya adalah identitas tarif layanan yang didaftarkan oleh CP yang dikenali oleh mesin operator.
  11. Jika anda benar-benar tidak tahu layanan apa yang pernah anda daftarkan, ketik UNREG ke short code ABCD tadi. Perintah UNREG merupakan perintah wajib yang diinstruksikan oleh semua operator ke seluruh CP yang memiliki akses ke operator tersebut untuk menghapus nomor pengguna dari semua layanan REG yang ada di CP dengan short code ABCD tadi. Jika anda telah mendapatkan reply pemberitahuan bahwa nomor anda telah terhapus dari layanan REG tersebut, tunggulah beberapa hari untuk memastikan seperti tercantum dalam tip (8). Selain UNREG, dapat pula dicoba perintah lain misalnya STOP.
  12. Jika anda masih tidak berhasil berhenti berlangganan, anda harus melaporkan CP bersangkutan ke operator dimana anda berlangganan. Dengan data yang ada, cukup bagi customer service operator untuk membantu anda berhenti berlangganan. Selanjutnya tunggu seperti di tip (8).
  13. Dalam beberapa kasus, ada kemungkinan pesan yang anda terima tidak mencantumkan nomor pengirim namun menggantinya dengan tulisan misalnya BIBLE dan sebagainya. Ketahui apakah setiap kali anda mendapat SMS tersebut, pulsa anda terpotong dalam nominal tertentu. Teknologi ini dinamakan Sender ID masking . Jika ini yang terjadi, maka anda akan kecewa ketika meminta bantuan ke customer service operator. Laporkan kejadian ini ke BRTI dan operator karena untuk mendapatkan data siapa pengirimnya memerlukan investigasi lebih lanjut dan pelanggaran ini masuk dalam kategori serius. Teknologi ini sebenarnya sering dimanfaatkan oleh untuk promosi melalui SMS. Biasanya CP yang membayar Bulk SMS dan mengirimkannya ke nomor-nomor pelanggan yang dimiliki CP tersebut. Meskipun Bulk SMS ini tidak mengurangi nilai pulsa anda, namun dapat dikategorikan dalam spam sms, dan jika anda merasa dirugikan anda dapat melaporkannya pula ke operator atau ke BRTI
Sumber : http://operatorseluler.com/4195/cara-mencegah-sms-penyedot-pulsa/

Kamis, 20 Oktober 2011

Solusi untuk lahan parkir di kampus Gunadarma

Kepadatan mulai terasa di universitas gunadarma kampus E, D dan G seiring banyak bertambahnya mahasiswa baru dari tahun ke tahun, contoh saja di lingkungan kampus E, kampus D dan G pun sama tetapi tidak seperti di area kampus E, kepadatan pun sangat terasa sampai ke area parkiran mungkin dikarenakan banyak mahasiswa yang membawa kendaraan pribadi baik motor maupun mobil , yang sangat terlihat menonjol sekali yaitu area parkir sepeda motor dari tahun ke tahun pengguna sepeda motor meningkat sangat pesat bayangkan setiap hari ratusan mahasiswa menggunakan alat transportasi sepeda motor untuk pergi ke kampus dan alhasil lahan parkir yang disediakan pihak kampus pun tidak mampu menampung banyaknya sepeda motor yang dibawa mahasiswa padahal lahan parkir yang disediakan pihak kampus E sudah 5 lantai, itu masih tidak cukup sampai-sampai ada yang parkir motor di depan toilet, di jalan belakang gedung padahal itu buat area mahasiswa berjalan , dan area rumput juga dijadikan lahan parkir sepeda motor karena sudah tidak mampu lagi menampung banyaknya jumlah kendaraan bermotor yang dibawa oleh mahasiswa.
Solusi untuk mengatasi parkir motor yang penuh mungkin dengan adanya tambahan lahan parkir, Atau ada alternatif membuat sebuah parkir basement di bawah parkiran mobil untuk parkiran darurat saja, tidak parkir yang menyebabkan mengambil banyak lahan contohnya parkirlah motor dengan standart 2 karena jika hanya menggunakan standart 1 banyak sekali lahan yang terpakai, ataupun bila rumahnya dekat sekitaran kampus bisa menggunakan sepeda ke kampus, dan bila yang rumahnya jauh bisa menggunakan alat transportasi umum untuk mengurangi kepadatan di area parkir kampus.

Selasa, 18 Oktober 2011

Kekisruhan E-KTP - Ada mafia di E-KTP

Pelaporan pihak Konsorsium Lintas Peruri Solusi ke Mapolda Metro Jaya beberapa waktu lalu, terkait dugaan penipuan oleh panitia lelang KTP elektronik atau yang lebih dikenal e-KTP, membuat Kementerian Dalam Negeri terpojok.

Di Mapolda Metro Jaya saat itu, kuasa hukum Konsorsium Lintas Peruri Solusi Handika Honggowongso mengatakan, ada dugaan penipuan yang dilakukan panitia lelang pengadaan e-KTP yang bernilai Rp5,9 triliun.

Panitia lelang diduga menerima uang Rp50 juta pada 5 Juli 2011 saat masa sanggah tender dari pihak konsorsium yang memenangkan tender. Disinyalir panitia lelang juga menerima surat sanggah banding dan dana sebanyak Rp50 juta dari konsorsium. Padahal PPK sudah menandatangani kontrak dengan konsorsium PNRI sebagai pemenang lelang.

Tindakan panitia lelang dan PPK yang dinilainya melanggar peraturan yakni sudah menandatangani surat penunjukkan satu pemenang dan kontrak, namun masih menerima surat sanggah banding dan garansi bank dari konsorsium penyanggah dan tanpa memberitahukan kepada dua konsorsium lainnya, Lintas Peruri dan PT Telkom.

"Panitia lelang diduga melanggar Peraturan Presiden Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah," kata dia.

Handika juga membawa bukti berupa surat kontrak per 1 Juli 2011, surat jaminan penerimaan uang sebanyak Rp50 juta dan tiga orang saksi, yakni Direktur Utama Bumi Lestari, Winata Cahyadi dan Arif Yahya dari konsorsium PT Telkom dilampirkan.

Dugaan adanya pelanggaran proses lelang proyek e-KTP, tambahnya juga diperkuat temuan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang atau Jasa Pemerintah (LKPP) dan LSM Indonesia Corruption Watch (ICW). "LKPP menemukan adanya pelanggaran yang dilakukan panitia lelang, sehingga tender harus diulang," tegasnya.

Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi sendiri telah membantah pihaknya memenangkan rekanan tertentu dalam tender pengerjaan proyek elektronik Kartu Tanda Penduduk (E-KTP). Bantahan ini disampaikan Gamawan lewat Sekjen Menteri Dalam Negeri Diah Anggraini.

"Kalau Pak Gamawan mungkin ewuh pakewuh, saya bongkar sekarang, Telkom yang ikut tender itu iparnya Pak Gamawan saja tidak lolos, apalagi rekanannya," ujar Diah kepada wartawan usai rapat dengan Komisi II di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin 12 September 2011.

Bahkan kata Diah, Gamawan Fauzi tak pernah sekalipun menemui para pengusaha yang ikut tender baik sesudah maupun sebelum tender diputuskan. "Tidak ada satupun yang Pak Gamawan temui, baik yang menang atau yang kalah," tandasnya.

Kisruh pelaksanaan e-KTP ini diakui Gamawan cukup mengganggu. Tidak hanya dirinya yang terganggu, namun juga pelaksanaan e-KTP yang memang sedang mengejar target di akhir tahun 2012.

Menurutnya, kekisruhan ini karena adanya mafia di balik proyek e-KTP. Namun bukan dari Kementerian Dalam Negeri. Gamawan enggan mengungkapkan siapa mafia yang dimaksudnya.

"Memang ada mafia di luar, ingin membangkitkan seolah-olah kami bersalah. Dengan harapan, tender diulang," kata Gamawan saat rapat kerja dengan Komisi II di Gedung DPR, Jakarta, Senin 19 September 2011.

Menanggapi hal ini, anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Ramadhan Pohan mendorong pemerintah dan lembaga hukum mengungkap mafia yang berupaya menggagalkan program Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP), seperti yang diungkap oleh Gamawan. Seperti diketahui, proyek e-KTP ini digawangi 15 kementerian dan lembaga.

"Mafia, serahkan ke penegak hukumlah," ujar Ramadhan saat dihubungi wartawan di Jakarta, Rabu (5/10/2011).

Lebih lanjut, Wakil Sekjen Partai Demokrat itu meminta Mendagri agar tidak ragu melaporkan mafia proyek itu ke Mabes Polri. Sementara, Komisi II DPR akan ikut mengawasi pelaksanaan program itu.

Ramadhan berharap, pelaksanaan e-KTP tetap berjalan dan lancar. Sebab, program data kependudukan sistem online itu bisa menjadi terobosan positif bagi data kependudukan. Apalagi proyek e-KTP sudah disetujui DPR.

Sedangkan, programnya sendiri sudah ada regulasinya, seperti yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23/2006. "Ini kan sudah diamanat UU no 23 tahun 2006, dengan persetujuan DPR, menjalankan tiga program strategis," jelas dia.

Karena itu, Ramadhan mendukung untuk mengawal proses pengadaan e-KTP ini. Sebab, anggaran yang digelontorkan tidak sedikit. Untuk itu, setiap ada pihak yang ingin bermain pada proyek ini, harus ditindak tegas.

"Kita melihat dalam proses. Nampak ada hal-hal yang belum tercakup. Ini salah satu proyek besar. Kita berharap jangan ada hal-hal yang di luar," pungkas Ramadhan.


sumber : SINDOnews

KPK vs DPR

Pertemuan DPR dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini menjadi pertaruhan yang teramat besar dan penting. Ini pertaruhan apakah KPK bertekuk lutut di hadapan DPR atau sebaliknya, tegar menegakkan wibawa dan independensi mereka.

Dalam pertemuan itu, menurut rencana, dari pihak DPR akan hadir pimpinan DPR, pimpinan Komisi III, dan pimpinan fraksi. KPK akan diwakili para unsur pimpinan.

Sebelumnya, KPK menolak bertemu DPR karena pimpinan badan anggaran (banggar) diikutsertakan dalam rencana pertemuan itu. Padahal, pimpinan banggar termasuk pihak yang beperkara dan sedang dalam proses pemeriksaan. KPK dilarang mengadakan pertemuan dengan pihak beperkara.

KPK kali ini memenuhi undangan DPR karena pertemuan tanpa dihadiri unsur pimpinan banggar. Pertanyaannya, apakah yang seharusnya dilakukan KPK bila ternyata dalam pertemuan hari ini juga dihadiri pimpinan banggar atau ternyata membahas kasus di banggar yang sedang ditangani KPK?

Jawabnya, mestinya sangat tegas, yaitu pimpinan KPK harus meninggalkan pertemuan itu alias walk out.

Jika itu yang terjadi, jelas langkah pimpinan KPK sudah tepat dan benar. KPK harus dengan sekuat tenaga menjaga wibawa dan independensi mereka. KPK harus bebas dari intervensi siapa pun. KPK harus pula bebas menyidik semua perkara korupsi di semua lembaga negara, termasuk DPR.

Namun, bila sebaliknya yang terjadi, samalah artinya KPK sudah bertekuk lutut di hadapan DPR. Lonceng kematian KPK sudah dibunyikan. KPK benar-benar ibarat cecak yang tidak kuasa melawan buaya DPR. Era pemberantasan korupsi pun berakhir karena tekad untuk itu sekadar wacana.

Celakanya, indikasi intervensi DPR terhadap KPK sudah diperlihatkan. Setidaknya, itu yang dilontarkan Ketua DPR Marzuki Alie yang meminta KPK untuk menghentikan sementara pemeriksaan terhadap pimpinan banggar.

Dalam pertemuan hari ini sangat terbuka kemungkinan pimpinan DPR, pimpinan Komisi III, dan pimpinan fraksi menjadi perpanjangan tangan yang menegosiasikan berbagai kepentingan banggar yang tengah terseret proses hukum.

Kebusukan di banggar terbongkar berawal dari nyanyian anggota banggar sendiri. Adalah Wa Ode Nurhayati, anggota banggar dari Fraksi PAN, yang memaparkan kebobrokan di banggar.

Sontak nyanyian Wa Ode itu membuat telinga jajaran banggar dan pimpinan DPR memerah. Wa Ode tak sendirian. Muhammad Nazaruddin, tersangka kasus korupsi di Kemenpora, juga ikut bernyanyi tentang kebobrokan banggar dan terbongkarnya kasus korupsi di Kemenakertrans, yang juga menyeret-nyeret banggar.

Karena itu, pertemuan DPR dan KPK hari ini menjadi pertaruhan teramat penting bagi wajah sesungguhnya lembaga masing-masing. Apakah wajah garang KPK berubah menjadi loyo dan letoi, sedangkan DPR kian menampilkan wajah tirani yang tiada malu dan tak tahu diri?


sumber : media indonesia

SEA GAMES 2011


Indonesia tela diputuskan menjadi tuan rumah penyelenggara Pesta Olahraga Asia Tenggara (SEA Games) tahun 2011

Kepastian Indonesia menjadi tuan rumah pesta olahraga Asia Tenggara dua tahunan tersebut diputuskan dalam pertemuan Dewan SEA Games di Nakon Rachasima, Thailand, yang akan menyelenggarakan SEA Games XXIV Desember 2007.

Ketua Umum KONI Pusat Rita Subowo mengatakan delegasi dari 11 negara anggota SEA Games Federation sangat menyambut antusias ditetapkannya Indonesia sebagai tuan rumah.

Pasalnya, Singapura yang telah ditetapkan menjadi tuan rumah SEA Games -XXVI 2011 meminta mundur menjadi 2013. SEA Games XXV tahun 2009 akan dilangsungkan di Laos.

"Ini kesempatan buat kita paling tidak dapat lebih memacu peningkatan prestasi," kata Rita Subowo.

Lebih lanjut Rita Subowo mengemukakan, Jawa Barat dan Jawa Tengah dipastikan akan menjadi tempat penyelenggara SEA Games XXVI tahun 2011.

Ini didasari atas keputusan Pemerintah yang telah menetapkan dua daerah tersebut akan menjadi tuan rumah SEA Games.

"Jawa Barat dan Jawa Tengah akan menjadi tuan rumah, mengingat dua daerah itu telah disepakati menjadi tuan rumah SEA Games," kata Rita Subowo.

Kepastian Jawa Barat dan Jawa tengah menjadi tuan rumah SEA Games XXVI diputuskan secara bersamaan saat Wakil Presiden Jusuf Kalla mengumumkan Riau menjadi tuan rumah PON-18 tahun 2012, Agustus tahun lalu.

Kendati demikian, kata Rita Subowo, dua daerah, yakni Palembang, Sumatera Selatan, dan DKI Jakarta juga akan diikutsertakan menjadi tuan rumah SEA Games XXVI.

"Keterlibatan dua daerah tersebut untuk menunjang suksesnya penyelenggaraan SEA Games XXVI," ungkap Rita.

Dalam pertemuan Dewan SEA Games tersebut juga diputuskan bahwa 43 cabang olahraga dan 485 nomor event akan dipertandingkan pada SEA Games XXIV Thailand Desember mendatang.

Disamping itu cabang Binaraga juga dipastikan akan dipertandingkan di SEA Games XXIV Thailand. Sedangkan cabang-cabang yang mengalami penambahan nomor adalah Canoeing dan Karate.

Utusan Indonesia yang hadir pada pertemuan Dewan SEA Games itu adalah Sekjen KONI Pusat Sri Sudono Sumarto, Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri Indra Kartasasmita, Ketua Bidang Binpres Kusnan Ismukanto, dan Satgas Pelatnas SEA Games XXIV Achmad Sutjipto

Selasa, 04 Oktober 2011

Aku dan Masa Depanku

Inilah kisahku dan masa depanku...

Nama saya Muhammad Syaiful Alam, saya anak ke-4 dari 4 besaudara a.k.a bontot. Saat ini saya kuliah di perguruan tinggi swasta yaitu Universitas Gunadarma, sekarang saya sudah menjadi mahasiswa tingkat 3  jurusan Sistem Komputer-S1. Pada awal pertama kali menginjakan kaki di kampus ini saya sempat mengalami kesulitan dalam mempelajari tentang komputer, maklum sejak SMA saya jarang sekali yang namanya megang komputer. Disitu saya berfikir bagaimana masalah tersebut dapat teratasi. Kemudian saya memutuskan untuk bergaul dengan teman-teman yang mempunyai skill komputer diatasnya. Perlahan demi perlahan saya mengambil ilmu mereka yang mereka bagikan. Alhamdulillah, sekarang cukup banyak tau tentang selak beluk komputer, walaupun masih banyak kurangnya, tetapi saya tetap mempelajari ilmu tersebut. Itulah sedikit dari banyaknya perjalan kisah saya...

Bicara masa depan, pasti setiap orang memiliki suatu angan, keinginan, harapan dan cita-cita. Jujur, saya tidak mempunyai cita-cita yang terlalu tinggi, walaupun sebenarnya cita-cita yg tinggi dapat memotivasi diri untuk menjadi orang yang lebih baik. Jadi kalau ditanyakan cita-cita saya bingung mau jadi apa, namun kalau di tanyakan harapan saya berharap menjadi orang yang sukses di dunia dan di akhirat karena kedua-duanya itu harus berjalan seimbang, dapat membanggakan orang tua apalagi orang tua saya tinggal satu-satunya yaitu Ibu dan saya ingin sekali membiayakan haji kepada Ibu saya dari hasil keringat saya. Mungkin allah telah memberikan petunjuk kepada saya. Alahamdulillah sekarang saya diterima sebagai Asisten Laboratorium Elektronika dan Komputer pada semester 4 yang lalu, dan sebenarnya menjadi asisten lab ini bukan cita-cita saya, karena menjadi asisten itu harus banyak bicara dan pandai berkomunikasi, kriteria itu semua berkebalikan dengan sifat saya yang jarang sekali berbicara atau pendiam. Namun saya mengambil segi positif saja menjadi Asisten Lab sekaligus belajar apa yang tidak saya miliki selama ini arti kata lain mengambil suatu tantangan. Seperti kata orang bijak "Biasanya sesuatu yang kamu tidak sukai, kemudian hari bisa menjadi sesuatu yang kamu sukai". Dan saya ingin mempunyai memiliki keluarga yang sakinah, mawadah dan waromah (ammiiin). Mudah-mudahan saja harapan saya ke depan dapat terwujud dalam beberapa tahun kedepan. Itu sedikit cerita mengenai masa depan saya. Terima kasih

Reshuffle Kabinet (SBY Diminta Cari Menteri yang Mau Kerja 24 Jam)

Direktur Sabang Merauke Circle (SMC) Syahganda Nainggolan mendesak kepada Presiden SBY segera melakukan reshuffle kabinet untuk memperbaiki kinerja pemerintahannya hingga 2014. SBY diharapkan mengangkat orang-orang dengan leadership tinggi, pro rakyat dan professional.

Syahganda kemudian mengingatkan agar kementerian penting yang menangani bidang infrastruktur, logistik, telekomunikasi, dan keuangan tidak ditempati oleh kader partai politik tetapi harus dipegang oleh professional yang benar-benar independen.

Mantan aktivis ITB ini masih memberi toleransi masuknya kader partai politik di kabinet dengan syarat yang cukup ketat. SBY, katanya, masih bias memberikan opportunity kepada kader partai politik dengan mengusulkan nama-nama yang memenuhi kriteria mampu bekerja 24 jam, bekerja dan disiplin, mau turun ke bawah, mengetahui segala kebijakannya.

“Mereka harus mau dan mampu membuat program untuk menciptakan lapangan kerja, membangun nasionalisme dan punya leadership tinggi. Mau bekerja 24 jam,” ungkap Syahganda, Selasa (04/10/2011).

Syahganda memprediski jika SBY gagal memebntuk kabinet yang benar-benar mampu bekerja, kredibilitas SBY akan makin jatuh. Hal ini tercermin dari hasil polling-pollong yang menunjukkan tingkat kepuasan publik hanya berkisar 40 persen.

“Ini the last chance buat SBY. Jika dia gagal maka mungkin tingkat kepuasan akan lebih hancur lagi. Artinya bisa ada pembangkangan civil,” Syahganda menegaskan



Sumber : tribunnews.com