Laman

Tampilkan postingan dengan label Sofskill. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sofskill. Tampilkan semua postingan

Jumat, 30 Maret 2012

TUGAS B. INDONESIA MINGGU KETIGA

Penalaran merupakan suatu proses berpikir yang membuahkan pengetahuan.
Agar pengetahuan yang dihasilkan melalui penalaran tersebut mempunyai dasar kebenaran maka proses berpikir itu harus dilakukan dengan suatu cara dan prosedur tertentu. Penarikan kesimpulan dari proses berpikir dianggap valid bila proses berpikir tersebut dilakukan menurut cara tertentu tersebut. Cara penarikan kesimpulan seperti ini disebut sebagai logika.
Logika dapat didiefinisikan secara luas sebagai pengkajian untuk berpikir secara valid. Dalam penalaran ilmiah, sebagai proses untuk mencapai kebenaran ilmiah dikenal dua jenis cara penarikan kesimpulan yaitu logika induktif dan logika deduktif. Logika induktif berkaitan erat dengan penarikan kesimpulan dari kasus-kasus individual nyata yang sifatnya khusus dan telah diakui kebenarannya secara ilmiah menjadi sebuah kesimpulan yang bersifat umum.
Sedangkan logika deduktif adalah penarikan kesimpulan yang diperoleh dari kasus yang sifatnya umum menjadi sebuah kesmpulan yang ruang lingkupnya lebih bersifat individual atau khusus.

Kamis, 30 Desember 2010

Contoh Aplikasi Manajemen Proyek dan Resiko

Dalam kehidupan sehari-hari kita akan menghadapi suatu proyek dimana untuk menambah pendapatan ataupun melakukan tugas yang di berikan oleh orang lain. Mungkin pada saat ini, banyak orang yang sukses dan gagal. Dimana kegagalan diakbatkan persiapan yang matang mulai dari perencanaan hingga pembuatan suatu proyek. Oleh karena itu, sebelum melaksanakan proyek kita perlu melakukan manajemen proyek dan resiko untuk menghadapi problem-problem yang nanti muncul dalam proyek tersebut.
Disini saya akan mencoba untuk memberikan contoh Manajemen Proyek Dan Resiko pada proyek proyek rumah kontrakan.
Yang perlu diperhatikan dalam pembuatan proyek rumah kontrakan :
  1. Lokasi yang akan di jadikan tempat pembangunan proyek. 
  2. Berapa luas kontrakan yang akan dibuat.
  3. Berapa jumlah kontrakan yang dibuat.
  4. Menyiapkan tenaga kerja dan peralatan.
  5. Membuat rencana tentang waktu pelaksanaan dan lama pengerjaan.
Modal yang diperlukan :
  1. Bahan-bahan material sebagai bahan utama dalam pembuatan proyek.
  2. Perangkat-perangkat untuk pemasangan listrik. 
  3. Jet pam sebagai mesin penyedia air.
  4. Sarana yang disediakan seperti kamar mandi, dapur.
Untuk biaya jasa :
  1. Pembayaran tenaga kerja pembangunan rumah
  2. Pembayaran instalasi listrik
Masalah yang mungkin akan dihadapi :
  1. Bagian-bagian rumah rusak seperti cat, atap bocor, mesin air rusak.
  2. Kebakaran akibat arus pendek yang terjadi pada instalasi listrik
  3. Banyaknya penghuni dalam satu kontrakan akan menyebabkan cepat penuhnya septitank
  4. Kemungkinan akan adanya penunggakan dalam pembayaran kontrakan.
Cara Penyelesaian :
  1. Diadakan renovasi secara bertahap
  2. Berikan syarat-syarat untuk mengontrak rumah
  3. Berikan informasi tentang rumah kontrakan contoh rumah ini mempunyai daya 900 Watt.